proses pembuatan bootdisk

Laporan Praktikum Modul 2
Mengenal Proses Pembuatan ‘Disk Boot’

Disusun Oleh :
FATA NIDAUL KHASANAH L200100071

TEKNIK INFORMATIKA

I. Tujuan
Memahami langkah-langkah pembuatan ‘disk boot’ (floppy) pada PC.
II. Pendahuluan
Proses boot adalah proses yang pertama kali terjadi dalam sistem PC. Ketika tombol ‘Power’ ditekan mikroprosesor memasuki keadaan reset dan pada keadaan itu semua register di dalam mikroprosesor berada dalam keadaan kosong. Memori yang disimpan dalam ROM disebut dengan BIOS. Program pertama yang dijalankan oleh BIOS adalah memeriksa memori diteruskan dengan memeriksa semua perangkat bantu yang terhubung pada PC. Jika tidak ditemukan kesalahan yang fatal maka BIOS melanjutkan prosesnya dengan mencari file sistem operasi atau kernel. Pada praktikum kali ini akan memepelajari OS yang bekerja pada mode kerja ‘real mode’.
BIOS tidak memindahkan seluruh file kernel ke dalam RAM, hanya sebagian program kecil saja yang dipindahkan, yaitu program yang terletak pada sektor pertama pada floppy disk disebut ‘Boot Sector’
Pada praktikum ini akan mencoba untuk membuat program bootstrap loader sederhana pada sebuah disk. Semua percobaan akan dilakukan dengan menggunakan program PC-Simulator open source dengan nama ‘Bochs’.
III. Langkah kerja
1. Buka command prompt. Pergi ke direktori kerja OS/Lab/Lab2, atur path, dan lanjutkan perintah ‘dir’.
2. Menyiapkan file ‘floppya.img’ dengan mengunakan program apilikasi ‘bximage.exe’. Jalankan perintah ‘bximage’ lalu pilih ‘fd’, ‘1.44’ dan terakhir beri nama ‘floppya.img’ cek di direktori dengan perintah ‘dir’.
3. Memformat floppy.img dan mengisinya dengan sistem operasi DOS versi 7. Jalankan dengan perintah ‘DosFp’. Muncul jendela windows Bochs klik menu gambar floppy diskdirektori B:
4. Atur lokasi file image menuju ke floppy.img menuju ke direktori ‘Lab2’. Lalu klik ok.
5. Pada prompt A:> tuliskan ‘A:>Format B:/S selesaikan prosesnya. File floppya.img dapat digunakan untuk proses booting. Tutup windows Bochs dengan megklik tombol Power.
6. Pada command prompt ketikkan perintah ‘s’. PC-Simulator akan melakukan proses boot yang diletakkan pada drive A:, proses boot da[at berjalan dengan lancar. Lalu tekan tombol gambar floppy drive A: dan tutup kembali PC-Simulator dengan menekan tombol Power.
7. Kompilasi source code ‘boot.asm’ dan memindah hasilnya ke bootsector ‘floppya.img’. Jalankan perintah ‘make fp.disk’.
8. Boot PC-Simulator dengan program bootstaploader yang baru. Jalankan perintah ‘s’.
9. Menyunting file boot.asm. Ketikkan ‘notepad boot.asm’, cari teks ‘Loading kernel’ dengan menekan ‘CTRL+F’ menuliskan kata kunci lalu klik cancel.
Edit teks ‘Loading kernel ver 0.01’ menjadi ‘Belajar Membuat BOOTSTRAP-LOADER’. Simpan file boot.asm terbaru ‘CTRL+S’.
Ulangi proses kompilasi dengan mengetikkan ‘make fp.disk’ lalu jalankan PC-Simulator dengan mengetikkan ‘s’. Maka hasil teks dari file boot.asm telah berubah.
10. Jalankan perintah ‘make kernel’. Periksa pada direktori kerja dengan mengetikkan perintah ‘dir’ untuk mengecek file ‘kernel.bin’
11. Memindahkan file kernel.bin ke file floppy.img.
Klik start-all programs-winimage. Open file dan cari file floppy.img pada direktori kerja.
Untuk memindahkan file kernel.bin pada winimage klik ‘image-inject’ cari file kernel.bin dan OK.
Lakukan proses penyimpanan ‘file-save’ dan keluar dari winimage.
12. Kembali ke command prompt dan jalankan perintah ‘s’.
13. Memodifikasi file ‘kernel.asm’
Ketikkan perintah ‘notepad kernel.asm’. Cari teks ‘welcome to my kernel’ dengan tekan ‘CTRL+F’ lalu masukkan kata kunci tekan cancel.
Edit teks pada ‘strwelcomemsg’ dengan ‘Belajar membuat kernel’.
Ulangi proses kompilasi denagn perintah ‘make kernel’, lalu ulangi juga proses memindahkan file ‘kernel.bin ke dalam floppy.img.
Terakhir jalankan PC dengan mengetikkan ‘s’.
IV. Analisa
Hal terpenting dari praktikum kedua kali ini yang dapat praktikan analisa diantaranya adalah:
1. Praktikum kedua direktori yang dipake adalah OS/LAB/LAB2
2. Lakukan perintah ‘setpath’ dan ‘dir’ tiap melakukan praktikum.
3. Memastikan file floppy.img sudah masuk dalam direktori kerja.
4. Memformat flppya.img.
5. Dapat mengkompilasi dan memodifikasi file boot.asm.

6. Dapat memindahkan file kernel.bin ke dalam file image floppy.img dengan menggunakan WinImage.

7. Dapat memodifikasi file kernel.asm

Praktikum kedua kali ini praktikan mengalami sedikit masalah yakni saat memodifikasi file ‘kernel.asm’ dengan membuka ‘notepad ’ lalu mengkompilasi ulang dan yang terakhir menjalankan PC-Simulator hasil yang keluar pada windows Bochs tidak sesuai dengan hasil editan yang praktikan maksud.
V. Kesimpulan
Hasil praktikum ini dapat disimpulkan bahwa praktikan dapat menjalankan setiap tujuan dari praktikum kali ini, seperti pembuatan disk boot pada PC, dapat melakukan proses booting pada PC, serta memodifikasi file ‘boot.asm’ dan ‘kernel.asm’.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s