Internet Marketing

I. Pengertian

Suatu konsep dasar perusahaan terdapat beberapa komponen yang saling terkait satu sama lainnya, antara lain proses produksi yang menghasilkan output baik jasa maupun barang dan proses pemasaran atau marketing sebagai jembatan antara produsen dan konsumen.

Internet marketing (e-marketing) diartikan sebagai suatu usaha yang dilakukan untuk melakukan pemasaran suatu produk atau jasa dengan menggunakan media internet. Kata e pada e-marketing berarti elektronik yang artinya kegiatan ini dilakukan secara elektronik yang dalam hal ini menggunakan internet.

Intrenet marketing memiliki kelebihan disbanding konvensional marketing, antara lain efisiensi, kecepatan transaksi dan penyampaian informasi kepada konsumen serta penekanan biaya pengeluaran untuk dapat meraih keuntungan investasi yang maksimal sesuai dengan prinsip dasar ekonomi.

Adapun beberapa manfaat dari internet marketing antara lain:

–          Pencitraan atau branding yang dapat berupa produk, logo perusahaan yang dapat dipasarkan secara kontekstual atau visual melalui video

–          Segmen pasar yang semakin tertarget melalui forum, rss, milis, kata kunci (keyword), dan lain sebagainya

–          Tracking atau pelacakan, ini adalah kata kunci untuk menentukan  keberhasilan dalam proses affiliasi atau kerjasama dengan pihak ketiga sebagai pemasar produk untuk menentukan jumlah keuntungan, penjualan dan komisi

II. Belajar Internet Marketing

Sama seperti pemasaran konvensional, aktifitas yang di lakukan pada internet marketing pada umumnya meliputi hal-hal yang berhubungan dengan pembuatan produk periklanan, pencarian prospek (calon pembeli/pelanggan), serta penulisan kalimat-kalimat pemasaran (copywriting). Adapun tehnik-tehnik yang umumnya di gunakan pada internet marketing meliputi pembuatan website/blog (Web development), promosi melalui banner di website milik orang lain (Banner/Link exchange), promosi melalui optimalisasi mesin pencari informasi (search engine optimization SEO), promosi melalui e-mail (email advertising), pemasaran melalui sistim afiliasi (affiliate marketing), serta iklan interaktif (interactive advertising).

Para pelaku internet marketing harus memiliki banyak strategi dalam rangka menjual produk atau jasa yang mereka pasarkan. Salah satu strategi yang paling umum untuk di gunakan adalah CTPM yang di populerkan oleh Ken Evoy kepanjangan dari : Content, Traffic, Pre-sell, dan Monetize. Perlu kita ketahui, bahwa pada dasarnya internet marketing yang berhasil di tunjang oleh cukupnya informasi yang di berikan kepada calon pembeli, dalam hal ini para pengguna internet, akan produk yang kita pasarkan. Oleh karena itu hal terpenting yang harus di lakukan oleh para pelaku internet marketing adalah memberikan informasi yang lengkap dan sejelas mungkin, terkait dengan produk atau jasa yang di pasarkan. Hal penting selanjutnya adalah bagaimana mendatangkan pengunjung sebanyak-banyaknya untuk melihat informasi yang telah kita buat sebelumnya. Untuk mendukung dua hal tersebut diperlukan tehnik branding, yaitu sebuah tehnik untuk membuat kesan indah atau menarik atas produk atau jasa yang telah kita pasarkan. Hal penting terakhir adalah memastikan kita dapat melakukan proses Penjualan dari produk atau jasa yang kita pasarkan. Contoh sederhana tentang konsep CTPM adalah apabila membuat sebuah website ecommerce untuk menjual produk, maka isi website tersebut dengan artikel maupun gambar sesuai dengan produk yang akan dijual yang bersifat informative dan menjelaskan secara gambling mengenai produk tersebut. Sehingga konsumen mendapatkan informasi yang cukup tentang produk yang ditawarkan.

Traffic atau pengunjung (visitor) merupakan kunci keberhasilan penjualan produk dalam sebuah website atau blog. Sebaik apapun produk yang ditawarkan tanpa adanya visitor yang mengetahui tentang produk anda, maka semuanya tidak ada artinya. Penentuan segmen pasar dan kata kunci dalam mesin pencari sangat menentukan jumlah visitor ke websiteatau blog. Sedangkan pra penjualan dan penghasilan merupakan buah dari keberhasilan content dan traffic.

Dari penjelassan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa keberhasilan internet marketing didukung oleh pemberian informasi yang cukup kepada calon konsumen tentang produk barang dan jasa yang ditawarkan serta traffic atau visitor yang mengetahui informasi yang diberikan oleh penjual (internet marketer), dimana semakin banyak pengunjung maka semakin besar pula peluang untuk dapat mendapatkan leads atau penjualan.

III. Perbedaan Internet Marketing dengan Bisnis Online

Ada sedikit perbedaan antara internet marketing dengan bisnis online. Bisnis online adalah sebuah kegiatan wirausaha profesional yang dilakukan dengan menggunakan Internet sebagai media promosinya. Pelaku bisnis online yang sering disebut netpreneur sudah memahami betul apa yang akan dijual dan bagaimana menjualnya. Seorang pelaku bisnis online tentunya sudah memiliki rencana tersediri yang tersusun rapi untuk mengembangkan bisnisnya dari segi modal, operasional, promosi, dan lain sebagainya. Pelaku bisnis online selalu memiliki manajemen resiko untuk menghadapi segala kemungkinan termasuk manajemen resiko saat mengalami kerugian. Para pebisnis online biasanya memiliki produk sendiri untuk dipasarkan baik produk digital maupun fisik. Dalam menjalankan sebuah bisnis online, memerlukan rencana yang tepat, modal yang lumayan besar, SDM yang profesional, dan produk-produk yang berkualitas.

Contoh bisnis online adalah membuka toko online dengan produk-produk sendiri. Dalam hal ini maka dibutuhkan sumber daya manusia untuk mengelola toko online tersebut mulai dari bagian pengadaan barang, pengiriman, customer service, admin website, dan lain-lain.

Bisnis Internet marketing merupakan bagian dari bisnis online. Memulai bisnis Internet marketing tidak membutuhkan modal yang besar sebagaimana bisnis online, cukup memiliki pengetahuan tentang Internet, bisa membuat website/blog, bisa meulis artikel menarik, bisa mempromosikan suatu produk dan mahir dalam ilmu SEO (Search Engine Optimization), maka seseorang bisa menjadi Internet marketer. Biasanya, seorang Internet marketer tidak memiliki produk sendiri tetapi hanya memasarkan produk orang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s