Clustering – Failover and Load Balancing Cluster

Clustering adalah kemampuan Windows Server 2003 untuk menciptakan server-based application yang scalable dan reliable dengan mengatur keseimbangan lalu lintas data client pada multiple server dan menyediakan backup server bila server lain rusak.
Scalability = kemampuan server u/ mlakukan banyak pekerjaan
Reliabilty = kemampuan mengatasi kegagalan/error
Syarat Aplikasi dapat dgunakan sbg cluster:
•Application client harus terhubung ke server melalui TCP/IP.
•Application client harus memberikan toleransi delay pada tiap proses request, dikirim pada saat terjadi kegagalan aplikasi pada node.
•Application harus mengijinkan tiap data yang dapat dieksekusi untuk disimpan pada tiap node dan data disimpan pada physical drive yang berbeda.

Application tidak disimpan pada client-related data pada tiap node’s local storage subsystem

===========
Failover Clustering

Konsep konfigurasi failover cluster adalah membuat satu server sebagai master server dan server yang lain menjadi slave server dimana saat server dalam keadaan normal master server menangani semua request dari client. Slave server akan mengambil alih tugas master server apabila master server tidak berfungsi atau mati. Failover server memiliki dua mode yaitu mode aktif-pasif (master-slave) dan (aktif-aktif).

Mode aktif pasif (master-slave) merupakan dua server atau lebih yang melayani service jaringan hanya satu server saja, yang lain hanya sebagai cadangan jika terjadi kegagalan pada server aktif (master). Sedangkan mode aktif-aktif (master-master) merupakan dua server yang keduanya bisa melayani jaringan dan saling mem-backup jika salah satu server mati maka server yang lain akan menggantikannya. Kedua server ini memiliki data yang sama persis.

Kekurangan = passive node tidak dapat menjalankan task yang dijalankan oleh active node, Solusi system active clustering, di mana kedua nodes dapat menjalankan aplikasi, ketika satu node rusak
Kekurangan = pengintegrasian masing-masing server yang agak rumit, terbatas u/ beberapa protokol spt HTTP, samba
Cara konfigurasi : pilih administrator console-create new cluster-proses slanjutnya dlakukan dg wizard
=======
Load Balancing Cluster
Load balancing cluster merupakan cluster server dimana anggota cluster server dikonfigurasikan untuk saling berbagi beban yang berfungsi mendistribusikan request dari client ke anggota server load balanced cluster
cara kerja load balancer adalah menerima incoming request dari client dan meneruskan request tersebut pada server tertentu jika dibutuhkan
Fungsi Laod Balancing:

–  Membagi traffic jaringan menjadi individual request dan menentukan server mana yang akan menerima individual requests.

– Me-monitor server yang ada serta memastikan server server tersebut merespon traffic. Jika terjadi kegagalan pada sebuah server maka server yang gagal tidak akan digunakan (menggunakan server yang masih bekerja).

-Menyediakan redundancy dengan menggunakan lebih dari satu unit failover scenario.

– Menawarkan distribusi content-aware seperti melakukan pembacaan URLs, intercepting cookies dan XML parsing.

Cara konfigursi :

•Buka Network Connections dari control panel.
•Klik kanan pada connection yang ada pada local area connection, NLB di running.
•Pilih Properties dari pop-up menu.
•Pilih next pada NLB.
•Masukkan nama dan IP address di cluster baru.
•Klik OK, ulangi setiap langkah untuk tiap cluster members.
======
Managing Cluster
1. Failover Cluster
Melalui Cluster Administrator console. Tiap console harus diatur dengan selalu terhubung dengan clusters shared name atau IP adrress, yang menyebabkan tiap console berhubungan dengan active node.
2. Load-balancing Cluster
Load-balancing cluster tidak bisa diadministrasikan dengan tools pada Windows Server 2003. Tapi bila memiliki cluster NLB yang besar, dapat dibeli Microsoft Application Center 2000, yang menyediakan cara untuk memanage dan mengontrol cluster berbasis NLB aplikasi yang dijalankan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s